Jangan Hanya Karena Ingin Menolong Sang Janda, Kamu Rela Menjandakan Istri Sendiri

0
28
Jangan Hanya Karena Ingin Menolong Sang Janda, Kamu Rela Menjandakan Istri Sendiri

Jangan Hanya Karena Ingin Menolong Sang Janda, Kamu Rela Menjandakan Istri Sendiri. untukmu lelaki, bergaul dengan siapapun boleh, berbuat baik pada siapapun silahkan, dan juga membantu siapapun terserah, tetapi jangan sempat kurang ingat buat senantiasa setia kepada yang dirumah dan juga tidak mengabaikannya.

karna terdapat suami yang katanya bergaul, ataupun lebih tepatnya teman, dia amat atensi dan juga katanya mau membantu karna ketahui teman – temannya tengah hadapi bencana, tetapi lama kelamaan kerasa aman merubah hasrat.

terdapat? tentu terdapat, hingga batasilah hatimu dikala berbuat baik kepada perempuan lain tidak hanya istrimu, proteksi hatimu dari godaan setan. jangan cuma karna mau membantu si janda, kalian rela menjandakan istrimu seorang diri.

hati – hati melindungi hati, begitu setan senantiasa lebih lihai menggoda hati manusia dengan kerasa nyaman

ingat, setan senantiasa lebih lihai menggoda hati manusia dengan kerasa aman, hingga yakinkan kalian berwaspada melindungi hati dikala berhadapan dengan perempuan tidak hanya istrimu, walaupun benar ia merupakan sahabatmu.

karna lazimnya, seseorang perempuan hendak mudah baper apabila ia diberi atensi disaat terpuruk oleh perihal menyakitkan. walaupun benar ia merupakan teman terbaikmu, senantiasa jaga jarak dengannya, cemas kerasa ketergantungan mulai menghantuinya.

jangan terburu – buru terasa iba, terlebih hingga mengabaikan perasaan perempuan yang sepanjang ini telah berjuang bersamamu

jangan terburu – buru kalian terasa iba terhadapnya, kendalikan hatimu senantiasa bijaksana dengan kerasa atensi yang normal.

jangan hingga kalian melupakan tanggung jawabamu cuma karna kalian sangat atensi kepadanya, terlebih hingga terencana mengabaikan perasaan wanta yang sepanjang ini telah berjuang bersamamu.

membantu yang lagi kesulitan benar pahala, tetapi jangan mencari peluang dalam kesempitan dengan berbuat dosa

membantu teman , terlebih sahabat seorang diri yang lagi kesulitan benar pahala, allah malah menyarankan, cuma aja kalian wajib membedakan kerasa ikhlas membantu dengan kerasa iba yang dibarengi nafsu birahi.

intinya, bila benar kalian mau membantu hingga menolonglah dengan kerasa yang normal, terbuka pulalah kepada istrimu, jangan hingga kalian mencari peluang dalam kesempitan dengan berbuat dosa membohongi istrimu.

bisa jadi niatmu baik dengan berikan atensi kepadanya, tetapi ingatlah istrimu dirumah bisa jadi tidak rela bila kalian atensi padanya

ungkapkan hasrat baikmu kepada istrimu terlebih dulu, buatlah ia paham hendak kebaikan yang hendak kalian persembahkan kepada perempuan yang kalian sebut teman.

karna tidak seluruh perempuan itu baik – baik aja melihatmu senantiasa baik kepada perempuan lain walaupun itu sahabatmu dari dahulu.

apakah istrimu keterlaluan? tidak, perihal itu merupakan kerasa yang normal, hingga tugasmu buat berikan penafsiran dengan baik kepadanya, sampai ia paham secara lama – lama.

bukannya wanitamu tidak mau kalian berbuat baik, tetapi lazimnya pria bila sudah kadung atensi kurang ingat hendak kewajiban utamanya

sekali lagi pahamilah wahai lelaki, bukannya wanitamu tidak mau kalian berbuat baik kepada teman , cuma aja ia kadangkala terasa cemas kalau pribadinya hendak terbaikan.

karena, tidak sedikit lelaki yang diberi kelonggaran dan juga keyakinan oleh si istri, tetapi kesimpulannya ia berbuat tidak pantas dengan berkhianat dan juga tidak jujur.

dan juga tidak sedikit pula, pria diberi kelonggaran baik kepada ia yang disebutnya teman, tetapi ujung – ujungnya dari saking lazimnya berikan atensi hingga kesimpulannya dia kurang ingat hendak kewajiban utamanya, terlebih lagi rela melepasnya.